Kelebihan dan Kekurangan Desain Website Template

desain website

Ada banyak cara untuk orang bisa membuat website, bahkan jika mereka adalah orang awam sekalipun. Caranya adalah dengan menggunakan desain website template.

Dengan menggunakan template, maka Anda tak perlu mendesain dari awal, dan cukup pakai yang sudah ada untuk bisa membuat website Anda sendiri. Namun, memakai template itu ada kelebihan dan juga kekurangannya.

Kelebihan Desain Website Template

Pertama, kita akan bahas mengenai kelebihan dari website template. Apa saja kelebihannya?

1. Biaya lebih murah

Jelas, membuat website dengan template bisa membuat Anda lebih hemat jika dibandingkan dengan membuat website melalui agensi. Bila dengan menggunakan template Anda hanya mengeluarkan biaya paling mahal Rp 1 juta, maka untuk membuat website dengan agensi mengharuskan Anda untuk membayar puluhan juta.

2. Proses cepat

Selain murah, proses pembuatan desain di website dengan template juga terbukti lebih cepat. Anda hanya perlu mengganti beberapa elemennya saja, seperti logo, warna, gambar, atau elemen lainnya. Semua bisa selesai dalam hitungan hari, berbeda dengan membangun website dari awal, yang membutuhkan waktu berbulan-bulan.

3. Banyak pilihan

Bila Anda ingin membuat website dengan template, sudah tersedia banyak template yang bisa Anda pilih di internet, mulai dari yang gratis, sampai ke template berbayar. Anda bisa mencari yang sesuai dengan kebutuhan Anda, dan Anda bisa mengganti beberapa elemennya karena sudah disediakan pengaturan, meski masih terbatas.

Kekurangan Desain Website Template

Setelah kelebihan, kini kita bahas mengenai kekurangannya, yang bisa Anda lihat di bawah ini.

1. Kurang unik

Jika Anda menggunakan website template, website Anda akan terasa kurang unik dan eksklusif, karena bisa jadi ada website lain yang juga menggunakan template yang sama dengan yang Anda gunakan. Anda harus pandai-pandai meng-custom website template Anda agar terlihat berbeda.

2. Custom terbatas

Menggunakan website template berarti Anda tak bisa leluasa meng-custom template yang sudah Anda gunakan karena memang ada batasan yang tak bisa Anda lewati. Anda juga harus belajar coding untuk bisa meng-customnya, yang tentunya memakan waktu, dan juga biaya, apalagi jika Anda ingin menyewa developer untuk membantu Anda.

3. Tidak semua template SEO Friendly

Kebanyakan template tidak dirancang optimal untuk mesin pencari atau search engine. Pasalnya, desain di website template lebih fokus pada visual, sementara mesin pencari lebih fokus pada kata-kata. Memang visual yang menarik juga menjadi pendukung sebuah website untuk banyak dikunjungi, namun akibatnya, website jadi memakan waktu lebih lama untuk memuat konten.

Dari kelebihan dan kekurangan website template di atas, Anda jadi bisa berpikir ulang, apakah mau membuat website dari awal, yang memakan waktu lebih lama, atau menggunakan template dengan proses yang lebih cepat. Semua tergantung kebutuhan Anda untuk desain website Anda